SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

line official dreamers
facebook dreamers
twitter dreamer
instagram dreamers
youtube dreamers
periscope dreamers
google plus dreamers
FORUM
  • All
  • Current Issue
  • Fanbase Corner
  • Community Corner
  • Hot Thread
  • Popular Thread
  • Latest Thread
  • Create New Thread
  • Dreamers Citizen Card
TV & Movie > 8 Alasan Kenapa Film Anak-anak Lebih Baik Dari Film Dewasa

8 Alasan Kenapa Film Anak-anak Lebih Baik Dari Film Dewasa

luthfanbhg on 25 September 2017 | 134 views | 1 replies
Share:
posts : 11
reputation : 0

header Provoke!

Film Anak-anak Masih Tetep Terbaik!

Lo pasti tumbuh besar bersama film anak-anak yang lo tonton waktu masih kecil dulu. Mau lo generasi Saint Saiya, generasi Hamtaro, sampe generasi Upin Ipin sekalipun, lo pasti punya film anak-anak favorit yang dulu nggak pernah ketinggalan buat ditonton. Bahkaaaan, sampe lo tumbuh dewasa kayak sekarang, film-film tersebut masih punya tempat di hati lo (ciyeehhh), bahkan masih jadi film favorit.

Kenapa sih film anak-anak tuh nyenengin buat ditonton? Kenapa film-film animasi di layar lebar penontonnya justru banyak juga yang udah pada gede? Kenapa sampe sekarang kita masih suka nonton kartun/animasi? Mau sampe kapanpun dan seberapa banyak film pun yang udah lo tonton pas lo udah gede, kids movies still better than adult movies! Nih beberapa alasannya:

1. Jalan ceritanya simpel, universal, dan to the point

Lo nggak perlu mikir njelimet mikirin kenapa si pemeran utamanya tiba-tiba ketabrak truk ayam trus ilang ingatan dan berobat ke luar negeri, eh balik-balik pemerannya beda. Atau kenapa anak-anak SMA bisa tiba-tiba berubah jadi manusia serigala. Film anak-anak biasanya punya jalan cerita yang simpel, universal, dan to the point. Bahkan walaupun nggak, lo tetep bisa nikmatin tanpa harus mikir keras, karena lo tau, itu film anak-anak yang cuma perlu dinikmati aja.

2. Lo mengerti karakternya

Lo ngerti kenapa Belle mau aja dijadiin tawanannya Beast karena dia harus nyelamatin ayahnya. Lo ngerti kenapa Nobita nggak berani sama Giant karena Giant badannya gede dan Nobita nggak berdaya. Lo ngerti kenapa Upin Ipin takut sama Kak Ros karena Kak Ros udah jadi pengganti orang tua mereka. As simple as that.Karena kita mengerti karakter-karakter di film anak-anak, kita jadi mudah buat ikut hanyut, bersimpati, dan tenggelam sama film-film ini. Lo nggak perlu mikir kenapa si A bisa pura-pura baik di depan sahabatnya padahal aslinya muka dua dan pengen ngerebut pacar si sahabat. Atau kenapa ibu tiri di sinetron harus selalu tidur pake makeup super tebel.

3. Ternyata juga deep!

Siapa bilang film anak-anak 100% nonsense? Tanya ke Disney atau Pixar. Film-film animasi mereka yang ditujukan buat anak-anak justru nggak jarang punya cerita yang deep dan bahkan bisa bikin orang dewasa ikutan nangis. Film 'Up' adalah salah satu yang bisa bikin orang nangis di 10 menit pertamanya, dan gimana bisa lo nggak ikut nangis nonton endingnya 'The Lion King'. *CRYYYYY

4. Punya banyak pesan moral

Dan film anak-anak juga ngajarin kita banyak hal, mau kita udah gede sekalipun. Pelajaran-pelajaran hidup yang diselipin di dalam film anak-anak bukan cuma relate dan berguna buat kehidupan, tapi juga dibalut dengan cerita yang indah dan bikin kita ngerti. Nggak perlu bikin plot twist 7x jungkir balik atau bikin setting super romantis, cerita di film-film anak yang sederhana justru membekas. Persahabatan, keluarga, kejujuran, perjuangan, pengorbanan, daaaan masih banyak lagi.

5. Relate sama masa kapanpun

Mau lo tonton waktu umur 5 tahun atau udah punya anak umur 5 tahun, lo bakal tetep bisa relate sama film-film ini. Andy di Toy Story ngajarin kita kalo selalu ada perubahan dalam hidup, dan kita harus siap ngelepasin hal-hal yang tadinya berharga untuk sesuatu yang lebih besar lagi di depan. Ini siklus hidup yang udah pernah, sedang, dan harus kita hadapin selama kita masih jadi manusia, bukan batu di kolam ikan. Selalu ada cerita di film-film anak yang "ini gue bangeetttt", kapanpun lo nontonnya.

6. Bikin nostalgia

Nggak ada yang bisa ngalahin perasaan hangat dari nostalgia! Lo bisa kembali senyum, nginget-nginget masa kecil, sedih nonton scene yang sama, dan jadi kangen banyak hal kalo nonton film-film ini. Soooo heartwarming!

7. Kabur dari realita

Nonton film anak yang sederhana dan menyenangkan juga bisa jadi short escapedari realita yang semakin menjerat kita seiring kita dewasa. Capek nonton sinetron yang ribetnya sama aja kayak hidup, capek ngeliat orang muka dua ada di mana-mana nggak cuma di dunia nyata tapi juga di layar kaca, lo bisa sejenak beristirahat dari realita dengan nonton film anak-anak.

8. "Happily ever after"

Kalo lagi banyak masalah, down, pusing, daaan sebagainya, inget aja di semua film yang dulu lo tonton di masa kecil, selalu ada "happily ever after" di setiap ending-nya. Semangattttt!

 

source: provoke-online.com

25 September 2017, 15:56
0
0
posts : 5
reputation : 0

Film anak-anak di jaman sekarang udah beda jauh dengan film anak-anak 10 tahun yang lalu

Cara jitu mengatasi patah hati yang mendalam adalah dengan hipnoterapi

25 September 2017, 16:10
0
0
1


FANBASE & COMMUNITY

film di surabaya timur

5 Cara Membersihkan Jaket Kulit Asli

android di pakuwon city

film di surabaya

7 Hal Ini Wajib Banget Diucapin Sama Youtuber Amatir Indonesia!

RECENT ACTIVE MEMBERS
TOP TAGS
Press Esc to close
Press Esc to close
Press Esc to close
Press Esc to close
Press Esc to close
Press Esc to close