SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

line official dreamers
facebook dreamers
twitter dreamer
instagram dreamers
youtube dreamers
periscope dreamers
google plus dreamers
FORUM
  • All
  • Current Issue
  • Fanbase Corner
  • Community Corner
  • Hot Thread
  • Popular Thread
  • Latest Thread
  • Create New Thread
  • Dreamers Citizen Card
News > Kasih Sayang Orang Tua Masa Kini!

Kasih Sayang Orang Tua Masa Kini!

PGSDUNJ on 12 Januari 2017 | 130 views | 1 replies
Share:
posts : 3
reputation : 0

   Kasih sayang.  Dua kata ini tidak dapat dipisahkan jika mendengar kata ‘anak’ dan ‘orangtua’. Ini merupakan cara orangtua untuk memberikan fungsi afeksi (kasih sayang) nya di dalam sebuah keluarga. Sudah seharusnya seorang anak nyaman berada orangtua nya dirumah, jika fungsi afeksi terpenuhi secara benar. Walaupun sering dianggap sepele orangtua, tetapi hal ini akan terbukti saat sang anak sudah tumbuh dewasa.

    Beberapa ahli psikologi, terutama pada fase anak, mereka menyatakan bahwasannya usia 0 – 5 tahun adalah masa Golden Age. Mengapa bisa dikatakan begitu? Menurut Jean Piaget (Ahli Teori Perkembangan Kognitif), dalam rentang usia tersebut anak sedang berada di tahap Sensorimotor dan Praoperasional, yaitu  belajar dari indera penglihatan dan indera pendengaran serta mulai melukiskan dunia dengan kata-kata dan gambar-gambar sesuai yang anak itu dapatkan pada masa sensorimotor.

   Dengan demikian, orangtua sangat berperan dalam menentukan sikap dan sifat yang akan terbentuk di saat sang anak dewasa. Peran penting inilah yang mulai dikesampingkan oleh orangtua pada masa kini. Ayah dan ibu yang sibuk bekerja, berangkat saat si anak masih tidur dan pulang saat si anak sudah terlelap, kemudian si anak hanya didampingi oleh asisten rumah tangga. Sebagai penggantinya, orangtuasi anak memberikan fasilitas berupa handphone dan internet yang membuat si anak lupa akan kasih sayang sebenarnya dari orangtua.

   Petaka justru dimulai saat itu juga. Sudah dijelaskan diatas, bahwasannya si anak pada rentang usia 0 – 5 tahun baru mampu belajar dari apa yang dilihat dan apa yang di dengar. Dan fasilitas yang orangtua berikan itu membuat si anak menjadi tidak terkontrol atau terawasi, karena apapun yang dilihat atau didengar si anak dari internet tidak mendapat pendampingan secara langsung oleh orangtua. Sudah banyak contoh di kehidupan ini, seperti anak yang dengan lancar mengucapkan kata-kata kotor, meledek temannya dengan sebutan binatang, sampai sikap yang suka membantah dan melawan perkataan orangtua. Ini semua si anak dapat melalui fasilitas yang diberikan oleh orangtuanya sendiri.

   Oleh sebab itu, perlu ditingkatkannya lagi kesadaran orangtua akan anaknya. Ungkapan “Apapun kan dilakukan asal anak tidak menangis” terkadang bisa menyesatkan orangtua itu sendiri. Dihimbau kepada orangtua, jangan menyia-nyiakan masa depan seorang anak hanya dengan kesibukan mengejar materi. Karena sesungguhnya yang anak inginkan adalah kasih sayang orangtua nya secara langsung, bukan dengan fasilitas yang diberikan.

 

Penulis  :  Rizqi Aditya Pratama (PGSD 2015) | adit_doy17@yahoo.com

12 Januari 2017, 16:07
0
0
posts : 8
reputation : 0

sekarang banyak ibu -ibu mudah sekali yang belum bisa mengerti tentang mengurusi anak

16 Januari 2017, 16:17
0
0
1


FANBASE & COMMUNITY

Peluang Usaha Sabun Transparan ADEV Natural Terbaru

Peluang Bisnis Sabun Transparan ADEV Natural Terbaru

MB&F HM2 Horological Machine No.2 20.DCTTL.B Replica Watch

Olahraga yang Aman untuk Ibu Hamil

The significance of money related training for youth

RECENT ACTIVE MEMBERS
TOP TAGS
Press Esc to close
Press Esc to close
Press Esc to close
Press Esc to close
Press Esc to close
Press Esc to close